Thursday, July 07, 2005

indonesian human index

Taruna Ikrar


Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Raih Peringkat
117Publikasi: 05/07/2005 16:23 WIB
eramuslim - Indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia
2005 berada pada level 117 dari 175 negara yang
mendapat penilaian dari lembaga kependudukan dunia,
United Nations Development Programme (UNDP). Posisi
Indonesia dalam hal IPM jauh lebih rendah dari
Malaysia, Filipina bahkan Vietnam yang berada pada
posisi 110.

"IPM Indonesia tahun ini memang menurun dari tahun
lalu yang berada pada posisi 111 dari 117 negara,"
ujar Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana
Nasional (BKKBN) ArjosoSoemarjati, di Jakarta, akhir
pekan kemarin.

Menurutnya, rendahnya kualitas manusia Indonesia
dikarenakan masih kurangnya akses sebagian penduduk
terhadap pendidikan dan kesehatan. Dari 215 jiwa
penduduk Indonesia, sedikitnya 40 juta jiwa berada
dalam kemiskinan.

Dari segi pendidikan, berdasar hasil survey sosial
ekonomi nasional 2003 tercatat hanya 36, 21% penduduk
usia 10 tahun ke atas yang tamat SLTP ke atas,
sementara 9,07 % penduduk masih berada buta huruf.

Celakanya, lanjut Soemarjati, keadaan tersebut masih
diperparah dengan kondisi sebagian besar perempuan
Indonesia karena masih belum maksimalnya sosialisasi
soal keadilan dan kesetaraan jender dalam berbagai
bidang. "Dalam hal pendidikan dan budaya, misalnya,
masih menempatkan sebagian besar perempuan Indonesia
pada posisi marginal," sambunnya.

Untuk itu, dikatakan Soamarjati, harus ada political
will besar dari pemerintah dan masyarakat untuk
sama-sama memperjuangkan hak dan kewajiban yang sama
antara laki-laki dan perempuan. "Tanpa melupakan
kodratnya sebagai wanita, perempuan berhak untuk maju
bersama kaum pria," harapnya.

IPM yang buruk ini ditandai dengan rendahnya mutu
pendidikan, kasus gizi buruk, angka pengangguran yang
meningkat, dan rendahnya pendapatan ekonomi
masyarakat. (sdn/bkkbn)




Candidate Doctor (Ph.D), at Departement of Cardiology
Faculty of Medicine, Niigata University,
Asahimachi 1-754, Niigata 51-8510,
JAPAN
Phone: +81-(25)-227-2183, Fax: +81-(25)-227-0774
Research For Dissertation:
"Gene Therapy of Arrhythmia Syndrome, Specification of Long QT Syndrome: Position of Gene I313K"

No comments: